A. LATAR BELAKANG
Radio
adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi
dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas
dan merambat lewat udara dan bisa juga memerlukan medium pengangkut (seperti
molekul udara). Meskipun kata “radio” digunakan untuk hal – hal yang berkaitan
dengan alat penerima gelombang suara, namun transmisi gelombangnya dipakai
sebagai dasar gelombang pada televisi, radio, radar, dan telepon genggam pada
umumnya. Siaran ulang radio, menjadi populer pada 1920-an dan 1930-an.
Penggunaan
radio dalam masa sebelum perang adalah pengembangan pendeteksian dan pelokasian
pesawat dan kapal dengan penggunaan radar. Sekarang ini, radio banyak
bentuknya, termasuk jaringan tanpa kabel, komunikasi bergeraka di segala jenis,
dan juga penyiaran radio. Radio merupakan media yang memiliki tingkat interaksi
dengan pendengarnya yang cuukup tinggi. Radio jika dibandingkan dengan media
lain seperti televisi dan Koran, radio lebih bersifat partisipasi. Para
pendengarnya dapat terlihat langsung dengan acara – acara yang disiarkan
langsung dalam radio tersebut, baik berupa kuis, request dll.
A. TUJUAN
Tujuan di dirikannya radio adalah :
1. Untuk
menumbuhkan dan mengembangkan semangat berbudaya dalam diri masyarakat.
2. Untuk meningkatkan pemberdayaan seluruh
potensi yang ada sehingga akan mendorong percepatan perubahan kearah yang lebih
maju.
3. Untuk membantu kegiatan masyarakat dalam
berbagai sektor seperti kegiatan bidang ekonomi, sosial budaya, informasi, dan
lain-lain.
4. Sebagai media pembelajaran dan ajang
pendidikan masyarakat dalam kehidupan bernegara, berdemokrasi dan bermasyarakat
sehingga tatanan, kemajuan pola pikir, serta dinamika kehidupan akan tertanam
dengan lebih mapan dalam diri.
5. Untuk memacu percepatan pembangunan di
bidang sosial, ekonomi, budaya dan demokrasi rakyat.
6. Mengadakan siaran radio
yang berisi dan membantu pemerintah di bidang pendidikan, penerangan dan
hiburan khususnya generasi muda.
7. Bersifat komersial dan
menciptakan media radio sebagai media komunikasi bagi para pelaku bisnis dan
konsumen.
8. Menciptakan media
informasi yang memfokuskan pada informasi dan hiburan bagi generasi muda.
9. Menciptakan lapangan
pekerjaan bagi masyarakat muda dan sekitarnya.
Prosedur
Pemasangan Iklan
Suatu
rangkaian yang telah menjadi pola tetap dalam melakukan suatu pekerjaan yang
merupakan suatu perencanaan.
1. Proposal Penawaran
Merupakan
konsep kreatif untuk menawarkan program yang di inginkan dan paket iklan yang
di berikan oleh Perusahaan yang di tuju.
2.
Client yang di Tuju
Merupakan
target atau calon pemasang iklan. Misalnya, salah satu Perusahaan ingin
memasangkan produk terbaru berupa media iklan. Selanjutnya Perusahaan ingin
memasangkan iklan tersebut di Nuansa Radio.
3.
Negosiasi Harga
Merupakan
proses tawar menawar harga paket iklan atau program iklan yang akan di
tayangkan.
4.
Dealing atau kesepakatan
Merupakan
penandatanganan kontrak sesuai dengan kesepakatan bersama.
5.
Media Order
Merupakan
kontrak frekuensi iklan (durasi) dan periode iklan.
Proses
Produksi Iklan
Pembuatan
konsep melalui narasi yang di ajukan oleh Perusahaan kepada Client .
6.
-
Spot
Merupakan
iklan yang berisikan tentang pengetahuan (produk) yang akan di buat oleh bagian
produksi menjadi iklan rekam sehingga iklan tersebut terlihat menarik.
- Adlibs
Merupakan
iklan yang di bacakan langsung oleh Penyiar. Misalnya di Cirebon sedang populer
produk makanan dan sebagainya.
7.
Approval atau Persetujuan
Merupakan konsep antara Spot dan
Adlibs yang sudah di buat harus melalui persetujuan client.
8.
Traffic
Merupakan
jadawal yang sudah di tentukan untuk
menayangkan iklan tersebut. Misalnya si Penyiar ingin menayangkan iklan
tersebut sebelum jadwal siaran selesai (break).
9.
Penyiaran Iklan
Merupakan
memutar atau membacakan iklan yang sudah di setujui oleh pihak Client.




0 komentar:
Posting Komentar